PERNYATAAN SIKAP

Juli 21, 2009

KELUARGA BESAR

GERAKAN ANGKATAN MUDA KRISTEN INDONESIA (GAMKI)

JAKARTA TIMUR

  1. Mengutuk dan mengecam keras segala bentuk tindak kekerasan dan teror bom yang terjadi di Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton.
  2. Meminta kepada aparat yang terkait khususnya Kepolisian Republik Indonesia (POLRI) untuk mengusut tuntas pelaku peledakan bom kuningan di hotel JW Marriott dan Ritz Carlton. Untuk diproses dan dihukum yang seberat-beratnya
  3. Turut belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas tragedi BOM KUNINGAN 2 (JW Marriott & Ritz Carlton). Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan penghiburan dan kekuatan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa.
  4. Mengajak seluruh komponen masyarakat untuk bersatu memerangi segala bentuk tindakan terorisme.
  5. GAMKI mendukung pemerintah mengambil tindakan yang dianggap perlu untuk memerangi segala bentuk tindakan terorisme di Indonesia.

Jakarta, 17 Juli 2009

Dewan Pimpinan Cabang

Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia

Jakarta Timur

Baca entri selengkapnya »

Iklan

Surat Wasiat Amrozi Cs

November 5, 2008

Jelang eksekusi terpidana mati AMROZI Cs masih menjadi berita hangat dimedia massa, setelah pengajuan PK mereka yang telah berulang kali ditolak Mahkamah Agung, eksekusi yang juga tidak kunjung jadi dilaksanakan, dan tuntutan keluarga serta Tim Pembela Muslim (TPM) yang akan mengadukan nasib mereka ke KOMNAS HAM akibat dari ditolaknya kunjungan mereka ke LP Nusakambangan untuk membesuk ketiganya. Kini terpidana mati Amrozi Cs kembali menebar teror. kali bukan ancaman bom yang selama ini mereka lakukan dengan meledakan tempat fasilitas umum tapi ancaman pembunuhan langsung terhadap Presiden dan Wakil Presiden (SBY & JK). Mabes Polri pun gencar melakukan penyidikan terkait surat wasiat tersebut yang menyebutkan untuk membalaskan dendam dan membunuh pihak-pihak yang mendukung dalam mengupayakan eksekusi mati.

Menanggapi beredarnya surat wasiat ketiga terpidana mati kasus bom Bali diinternet pada situs http://www.foznawarabbilkakbah.com tersebut baik pihak kepolisian dalam hal ini juga BIN sedang melakukan penyidikan untuk menguji sejauh mana kebenaran isi surat dan ancaman yang tertulis didalamnya. Namun teror dan ancaman sekecil apapun harus tetap ditindaklajuti, apa lagi target sasaran tersebut keamanan Pejabat-pejabat tinggi bahkan Kepala Negara Presiden dan Wakil Presiden (SBY& JK).

Berikut lampiran isi surat wasiat Amrozi :

Bismillahirahmanirrahim

Surat pernyataan

Wahai saudara kami kaum Muslimim. Dengan rencana eksekusi terhadap diri kami, kami menyatakan:

1. Kami menyerahkan urusan kami sepenuhnya kepada Allah Rabbul alamin.

2. Haram atas kami menerima dan pasrah atas keputusan hukum thaghut (QS: Annisa 4.00) Dan kami menolak keputusan untuk mengeksekusi kami selama-lamanya.

3. Jika allah ta’ala mentaqdirkan kami harus mati lantaran peluru thaghut, maka kami tetap tentang perbuatan munkar dan biadad itu, walaupun dengan waktu yang sama kami wajib bersabar atas taqdir Allah Ta’ala.

4. Kepada saudara kami mukminin khususnya kaum mujahidin di manapun berada, wajib atas kalian menyatakan perang dan membunuh individu-individu yang terlibat eksekusi ini, seperti SBY& JK, Andi Mattalata, Hendarman Supandji, AH Ritonga, seluruh hakim dan jaksa kaum musyrikin, hindu, kafirin Kristen dan munafiqin serta tim eksekutor budak-budak kafir Amerika dan sebagainya.

5. Para pendukung eksekusi seperti Hasyim Muzadi yang menjual nama NU dan munafiqin lainnya, wajib diperangi dan dibunuh, sebagaimana no 4 di atas.

6. Kepada saudara kami kaum mukminin khasnya para mujahidin di manapun berada terutama amir kami dalam jihad, asy-syaikh Usamah bin Ladin dan asy-syaikh Aiman Azh-Zhawahiri dan saudara kami para mujahidin yang berada di Indonesia, kalian wajib menuntut balas darah dengan darah, nyawa dengan nyawa terhadap seluruh pihak yang terlibat membunuh kami, baik mereka masih memegang jabatan maupun tidak. Baik kaum mujahidin berkuasa atau belum berkuasa.

7. Jika seandainya kami dengan taqdir Allah Ta’ala jadi dibunuh oleh polisi thaghut. Insya allah tetesan darah kami akan menjadi lentera bagi kaum mukminin dalam melangsungkan jihad dan mengobarkannya dan akan menjadi api pemusnah terhadap orang-orang kafir dan kaum munafiqin.

Doakan kematian kami khusnul khatimah dan syahid fe sabilillah, amin.

Dari kami yang mengharap rahmat Allah, ridha-Nya dan ampunan-Nya.

Muklas, Imam Samudra, Amrozi

LP Batu Nusakambangan

03 Syaban 1429
05 Agustus 2008 M

Menurut Kabareskim Mabes Polri Irjen Pol Susno Duaji di Mabes Polri ini adalah “cyber crime”, dan telah di turunkan tim untuk bekerja menyelidiki dari mana sumber berita tersebut dan sedang memburu siapa yang membuatnya dan dari situs siapa.

Hebat dan luar biasa.. seorang terpidana mati sekalipun di penghujung hidupnya masih bisa menebar teror, sebenarnya ini adalah ancaman atau suatu reaksi ketakutan para terpidana mati kasus bom bali dalam menghadapi eksekusi tersebut yang hanya dalam hitungan jari akan bertemu dengan para korban mati bom bali ?

* (Harap berikan komentar anda dengan arif dan bijaksana)


Hukuman Mati Pelaku Bom Bali

November 2, 2008

6 Tahun sudah kita mengenang peristiwa tragedi bom Bali yang telah banyak meninggalkan luka mendalam bagi para korban luka terlebih lagi bagi keluarga korban yang meninggal, tidak sedikit juga korban materi yang dirasakan masyarakat Bali secara khusus dan bangsa Indonesia umumnya. Perhatian dunia tertuju pada Indonesia yang adalah negara Islam terbesar didunia penganut paham demokrasi menjadi sorotan utama dalam siaran televisi diseluruh dunia, Bali yang terkenal dengan sebutan kota dewata pun mengalami kemunduran dalam hal pariwisatanya karena hampir seluruh negara didunia memberlakukan travel warning bagi para warga negaranya yang ingin berlibur ke Indonesia. Karena dianggap sebagai negara yang sukses dalam memproduksi dan menyimpan atau tempat persembunyian bagi para terorisme.

Amerika Serikat dan Australian pun berlomba-lomba memberikan bantuan untuk mengungkapkan kasus yang mencoreng citra negara Indonesia dengan alasan hal-hal tersebut mengancam keamanan dunia dikemudian hari, kampanye anti terorisme pun gencar dilakukan dimana-mana untuk mengantisipasi hal serupa terjadi dikemudian hari. Hasil dari usaha merekan pun tidak sia-sia, 3 orang yang dicurigai sebagai dalang pelaku bom Bali pun terungkap. 3 orang yang dicurigai sebagai pelaku Bom Bali pun sekarang terancam hukuman mati yang dijatuhkan pengadilan terhadap dakwaan kasus mereka (Amrozi Cs), melalui kuasa hukum mereka (TPM) melakukan dua kali PK ke Mahkamah Agung dan selalu ditolak kini mereka menghadapi hari-hari terakhirnya untuk mengahadap Tuhan Yang Maha Kuasa, apakah yang sebenarnya menjadi tujuan dan motivasi mereka dalam melakukan aksi pemboman tersebut ? Apakah pantas dengan atas nama akidah suatu agama mereka melakukan aksi teror dan bom yang menyebabkan hampir 200 orang meninggal dunia di Legian, Bali.

Hal yang sama juga pernah terjadi ketika para pelaku kerusuhan Poso (Tibo Cs) dieksekusi mati oleh pengadilan setempat dan menuai banyak kontroversi diberbagai pihak. Indonesia yang menganut Hukum Posotif memang meberlakukan hukuman mati bagi para pelaku terorisme berat dan para pelaku pengedar atau bandar-bandar besar Narkoba.

Tapi apakah hukuman mati tersebut memang layak diberlakukan ?

Manusia tidak berhak atas hidup orang lain, karena kita semua hanya manusia yang tidak lebih dari manusia yang lain. Lalu mengapa dengan berkembangnya jaman dan tingginya antusias masyarakat atas persamaan hak asasi manusia kita juga menuntut kematian bagi orang lain. Sekalipun orang tersebut adalah para pelaku teror atau kejahatan tingkat tinggi apakah mereka juga pantas menerima yang dinamakan hukuman mati ? Sepertinya HAM yang selama ini digembor-gemborkan oleh dunia internasional hanya retorika saja, dan tidak ada realisasi yang nyata.

Australia dan Amerika yang selama ini menentang keras terhadap hukuman mati karena tidak sesuai dengan piagam perjuangan Hak Asasi Manusia justru ikut menyetujui diberlakukannya hukuman mati bagi Amrozi Cs.

Gerakan Angkatan muda Kristen Indonesia melalui pernyataan sikapnya dengan tegas menyatakan

MENOLAK PELAKSANAAN HUKUMAN MATI KARENA TIDAK MANUSIAWI, KARENA HIDUP MANUSIA DITENTUKAN OLEH TUHAN, SEPERTI YANG DIAJARKAN TUHAN YESUS KRISTUS SANG KEPALA GERAKAN.

Apakah anda setuju dengan hukuman mati bagi para pelaku Bom Bali ?

(Berikan komentar anda dengan bijaksana, admin akan memoderasi setiap comment yang masuk).