Sepenggal “KISAH” di tahun 2008

Januari 3, 2009

Jarum jam terus berputar, matahari berjalan menaungi bumi dari timur ke barat, hari-hari berlalu, minggu berganti, bulan yang baru datang, tahun yang baru dan dinantikan pun telah tiba meningatkan kita pada sebuah harapan yang pernah terlintas dalam alam pikiran manusia. Kematian yang tiba-tiba bagi orang yang tidak pernah menyangka bahwa ajal maut telah berdiri disamping untuk menjemput pulang kepada yang Empunya, kelahiran jabang bayi yang dinantikan oleh para orang tua menyambut isak tangis sang bayi yang telah masuk kedalam dunia yang penuh dengan tantangan seolah-olah meratapi dunia dan nasib dimasa depan yang harus ditanggungnya dikemudian hari.

Dengung perang yang terdengar dari sisi belahan dunia lain akibat keserakahan dan kehausan akan kekuasaan, mengakibatkan begitu banyak penderitaan kelaparan, sakit penyakit, kemiskinan, kehilangan orang-orang yang sangat disayangi dan dicintai menimbulkan kekacauan serta kehancuran di mana-mana semakin semakin menambah goresan tinta merah pada buku kehidupan.

Realita hidup ini memang sudah menjadi garisan tangan para mahluk yang tinggal dibumi ini sejak pertama awal mulanya ketika manusia pertama jatuh kedalam dosa ribauan tahun bahkan jutaan tahun yang lampau. Sepenggal kisah yang masih tersisa dan tersimpan rapih dihati jutaan umat manusia dan mungkin milyaran manusia yang hidup didunia ini pun masih sering kita temui bahkan diperdengarkan oleh sebagian orang dan kelompok-kelompok tertentu yang menginginkan suatu perubahan bisa membawa gaya hidup manusia ke arah yang lebih baik lagi. Sikap toleransi yang sudah mulai tergerus oleh modernisasi dan era globalisasi, sikap dan gaya hidup para kaum bourjuis yang semakin menjengkelkan dan menimbulkan efek samping ketimpangan sosial dimasyarakat, para kaum rohaniawan yang telah melacurkan diri mereka kepada hal-hal yang duniawi sudah menjadi santapan ringan bagi kita semua tiap hari dan menjadi berita-berita utama dalam surat kabar dan tabloid ibu kota.

Runtuhnya moral hidup manusia adalah tidak lain akibat dari lemahnya suatu sistem, ketika para orang tua sibuk dan lebih mementingkan karir mereka ketimbang memberikan perhatian serius kepada anak-anak yang sedang dalam proses pertumbuhan dan mencari jati diri namun tidak mendapat pencerahan mengenai makna hidup dan realita yang sebenarnya terjadi diluar sana sehingga banyak dari mereka yang terjerumus kedalam pergaulan yang buruk dan berakhir pada kehancuran masa depannya, suatu sistem pemerintahan yang bobrok tidak memperhatikan kebutuhan bagi rakyatnya, ekonomi yang menganut paham kapitalis, penegakan supremasi hukum sering terbentur dengan kasus suap, impuitas (kekebalan) dan lain sebagainya adalah bagian yang tidak terpisahkan menjadi salah satu penyebab timbulnya hal-hal yang kita baca di awal tulisan ini.

Tahun 2008 menjadi alasan kita untuk menatap di tahun yang baru ini, hal-hal yang telah kita dapatkan dan yang belum bisa capai menjadi parameter apakah di tahun 2009 kita masih bisa tetap eksis menjalani kehidupan yang semakin hari semakin jahat ini ? Makna tahun baru lebih identik dengan pesta pora, tiupan terompet, dentingan lonceng yang sebenarnya hanya sekejap saja sudah tidak terdengar lagi akibat disibukkan oleh aktivitas sehari-hari.

Bagaimana sebenarnya kita menatap hari depan yang belum kita ketahui aral rintangan apa yang akan menghadang kehidupan kita, namun sudah sepantasnya kita juga melakukan intropeksi diri. Apakah yang sudah kita lakukan, apakah yang sudah kita dapatkan..??? Jangan dulu kita berpikir berbuat yang baik untuk orang lain, sementara kita sendiri tidak pernah berbuat yang baik untuk diri kita sendiri..!!! Bukan berarti kita lebih mementingkan diri sendiri dan menjadi orang yang ekslusif dan egois, tapi kita diajak untuk lebih mengenal jati diri kita yang sesungguhnya. Makna dari kehidupan ini adalah bagaimana bisa memberi namun tidak kekurangan, mau membantu tapi tidak terbebankan, sanggup menolong tapi tidak merugikan yang lain.

Sebagaimana tercatat dalam Injil bahwa Yesus Kristus lahir ke dunia untuk menebus dosa seluruh umat manusia (Yohanes 3:16) dengan berpegang pada prinsip (melayani dan bukan dilayani) dan memberikan teladan yang baik sehingga walaupun dalam 3,5 tahun pelayanannya didunia namun memberikan dampak yang sangat luar biasa bagi penduduk bumi. Gautama mengambil keputusan dia mesti meninggalkan kehidupan istananya dan menghambakan diri kepada upaya mencari kebenaran sejati yang bukan sepuhan. Berpikir bukan sekedar berpikir, melainkan bertindak. Mother Theresia meninggalkan kemewahan untuk mengabdikan diri melayani orang-orang berpenyakit kusta dipinggiran kota Kalkuta, India) yang dianggap papa, miskin, hina dan tidak layak dianggap manusia, pada hal mereka adalah sama dengan kita mahluk ciptaan Tuhan.

Saatnya bagi kita merenungi beberapa petikan cerita diatas untuk lebih lagi menghargai hidup yang hanya sekali untuk selamanya di dunia yang fana ini. Tahun 2009 adalah tahun anugerah, karena kita masih bisa menikmati hangatnya ruangan didalam rumah kita yang bersih, rapih dan sejuk, melewati hari demi hari, mingu, bulan dengan canda tawa anak-anak kecil yang masih polos dan belum mengerti pahitnya kehidupan didunia ini. Tantangan dan cobaan sudah pasti menunggu kita di depan sana, tapi bukan berarti kita harus ketakutan dan menjadi bimbang apa lagi sampai menyerah tanpa terlebih dahulu mencoba untuk melaluinya. Karena apa yang ada apa yang Tuhan berikan itu semua untuk kebaikan kita. (Yeremia 29:11, Roma 8:28).

Majulah dan berjuanglah dengan tetap bersemangat..!!!!!

ORA ET LABORA…

Keluarga Besar

Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia

mengucapkan :

Selamat Natal 25 Desember 2008

dan,

Tahun Baru 1 Januari 2009


Di gelap malam …

April 22, 2008

Malam ini kemarahan menyelimuti hatiku …
Betapa hancur dan harunya hidupku …
Ke tidakadilan Tuhan pada hidupku sangat
kurasakan ..
Ingin ku menuntut semua hal yang sudah
dijanjikan dalam kitab-Nya …

Bila menjelang tua dan akhirnya mati …
Masih juga tak kudapatkan semua janji-Nya ..
Maka sia – sialah semua kepercayaanku ..
Sebesar rumah dan semua semua mukjizat
yang pernah kualami ..
Apa itu hanya sebagai “uang muka” …

Harap kutidak lupa diri ..
Aku memang manusia …
Ciptaan-Nya yang penuh kesilapan ..
Atas rahmat-Nya aku bisa membedakan
cahaya dan kegelapan ….
Dari awal aku lahir sampai matinya nanti …

Mencari ketenangan …
Pemenuhan akan semua keinginanku ..
Semua hal yang tak kumiliki ..

Baik itu cinta ..
Kebahagian yang ingin ku rasakan …
Hidup sempurna …..
Semua kebutuhanku yang belum ku dapatkan….

Ingin kuucapkan sejuta maki …
mengenai penantian, pengharapan ….
Semuanya hanya omong kosong …
Kemarahan dan kepahitan dalam hatiku
menumpuk sedemikian tebal …
Ingin kutumpahkan ..
Tapi aku tak tahu harus kemana …

Disini aku masih saja sendiri ..
Ditemani segala sesuatu yang bukan
untukku …
Aku yang memandang di lubuk hati …

Apakah sebegitu tak perdulinya Tuhan
padaku ….
Semoga aku dapat menghindarkan segala
kesesatan …
Semoga segala uji tak membuat ku sombong …
Sepanjang perjalanan ini ….

Sujudku, apakah kurang memuaskan hati-Mu ….
Keluhku apakah bagimu hanya seperti
suara gelas pecah ….
Semuanya lebih berarti kalau sekali saja
Kau berikan keinginanku ….

Tapi apa daya aku ini hamba ..
Dan engkau Tuannya …..
Ingin kumenangis tapi aku rasa tidak
akan berguna ..
percuma aku menangis ..

Kau begitu jauh …
Dalam tangisku kuharap Engkau mengerti …
Bukalah hatiku dan pikiranku …
Agar aku bisa mengerti yang Kau
maksudkan mengenai apa yang kualami kini ….

Pastikan Kau akan pulihkan …
Kembali hidupku ….

Aku ingin mati Tuhan …..
Agar bisa kulepaskan semua beban ini …
Di ruang – ruang baru dalam hidupku …
Perih, pedih, keluh – kesah …
Dan jangan ditanya …
Karena Kau sudah mengerti Tuhan ….
tapi kenapa Kau tak kunjung datang
menolongku …
Kenapa Tuhan, apa yang Kau tunggu …
Aku sudah muak dengan kata – kata bijak
“Segala sesuatu indah pada waktu-Nya” …
“jalanmu bukan jalan-Ku, rancanganmu
bukan rancangan-Ku” …
Sekarang adalah waktu-Mu !!!!!!!!!!!!!!!!!!!

Ingin ku kenalkan Kau pada duniaku …
Betapa hebat-nya Tuhanku …
Tapi apa yang bisa kusaksikan ..
Ingin menolong orang lain tidak ada modal ..
Ingin mendoakan orang lain , doaku
sendiri belum dijawab …
Kalau hidupku selalu minor ….
Berkat apa yang telah kuterima ….
“Tersiksa” tapi tidak mati … bukankah
itu lebih mengerikan …
Seperti kata pepatah “kalau ingin
membunuh orang, cekiklah lehernya dengan
kapas”
yang artinya membunuh pelan – pelan
lebih menyenangkan ……

Karena semuanya cuma tutup mata saja …
karena semuanya tidak berbuat apa – apa …
Kuharap Engkau jangan melakukan hal itu
juga ….

Kaulah yang pertama ..
Yang akan kucari …
Karena aku menaruh semua kepercayaanku
padaMu …

Sembarang lagu sudah kunyanyikan …
Tapi tak kunjung puaskan hatiku …


Seorang Yang … ???

April 22, 2008

Seseorang yang menyayangi kamu…
Tidak bisa memberikan alasan mengapa ia menyayangi mu…
Dia hanya tau, dimata dia, kamulah satu satunya… Seseorang yang mencintai kamu…
Sebenarnya selalu membuatmu marah /gila / jengkel / stres…
Tapi ia tidak pernah tau hal bodoh apa yang sudah ia lakukan…
Karena semua yang ia lakukan adalah untuk kebaikanmu.

Seseorang yang mencintai kamu…
Jarang memujimu, tetapi di dalam hatinya kamu adalah yang terbaik…
Hanya ia yang tau…
Seseorang yang mencintai kamu…
Akan marah-marah atau mengeluh jika…
Kamu tidak membalas pesannya atau telpnya…
Karena ia peduli dan ia tidak ingin sesuatu terjadi ke kamu…

Seseorang yang mencintai kamu…
Hanya menjatuhkan airmatanya dihadapanmu…
Ketika kamu mencoba untuk menghapus airmatanya…
Kamu telah menyentuh hatinya…
Dimana hatinya selalu berdegup / berdenyut / bergetar untuk kamu…

Seseorang yang mencintai kamu…
Akan mengingat setiap kata yang kamu ucapkan…
Bahkan yang tidak sengaja dan ia akan selalu…
Menggunakan kata-kata itu tepat waktunya…

Seseorang yang mencintai kamu…
Tidak akan memberikan janji apapun dengan mudah…
karena ia tidak mau mengingkari janjinya…
Ia ingin kamu untuk mempercayainya dan ia ingin…
memberikan hidup yang paling bahagia dan aman selama lamanya.

Seseorang yang mencintai kamu…
Mungkin tidak bisa mengingat kejadian / kesempatan istimewa…
Seperti perayaan hari ulang tahunmu…
Tapi ia tau bahwa setiap detik yang ia lalui…
Ia mencintai kamu, tidak peduli hari apakah hari ini…
Seseorang yang mencintai kamu…
Tidak mau berkata aku mencintaimu dengan mudah…
Karena segalanya yang ia lakukan untuk kamu adalah…
Untuk menunjukkan bahwa ia siap mencintaimu…


APAKAH KAMU PERNAH,..????

April 22, 2008

Apa kamu pernah menahan dirimu

sebegitu rupa ..

Ketika kamu dijadikan bahan

tertawaan ..

Seakan mereka meludahi wajahmu ..

Apakah kamu pernah dikucilkan karena

sesuatu yang kamu tidak miliki …

Di tolak karena dari mana kamu berasal

(sukumu, golonganmu, etc) padahal kamu

tidak peduli dengan semua hal itu …

kamu hanya diam saja ketika mereka

merendahkan dirimu …

Dan mencoba selalu berpikir positif,

tapi tak selalu puaskan hatimu …

Dan kamu akhirnya hanya bisa berkata

dalam hati …..

“Jika saja aku memiliki sesuatu yang

lebih dari mereka …”

“jika saja aku dilahirkan dengan

segala berkat yang mereka miliki ..”

“Atau setidaknya aku juga merasakan

kebahagian yang mereka rasakan …”

“Atau seandainya saja aku memiliki

semua hal yang mereka miliki ..”

Apakah kamu pernah merasa

menjadi “budak” …

Melakukan segala hal yang tak kamu

inginkan ..

Tapi kamu terpaksa melakukannya …

Karena kamu ingin membalas budi …

Apakah kamu selalu menyimpan semua

masalahmu ..

Dan berharap Tuhan cepat mengambilmu

dari kehidupan ini ..

Tak pernah kamu rasakan sesuatu yang

kamu inginkan …

Tapi kamu masih diam saja ..

kamu tunjukkan senyum ceriamu …

kamu tunjukkan bahwa

kamu “terberkati” …

kamu tunjukkan pada mereka bahwa kamu

bahagia dengan segala hal yang kamu

terima ..

Dibalik matamu ..

Tersimpan sejuta kesedihan ..

Dibalik senyummu tersimpan luka yang

dalam …

kamu selalu berusaha terlihat tegar,

ceria ….

Agar kamu bisa mentertawakan

semua “cobaan” yang kamu alami dalam

hidupmu …

Tetapi akhirnya kamu menyadari bahwa

kamu selalu sendiri …

Dan kamu berkata …

“Akankah ini selamanya ?”…

“Ataukah hanya sesaat ?” …

Ingin kamu tuliskan semua kesedihan ..

Tapi tak bisa diungkapkan …

Ingin kamu tesenyum dan tertawa yang

sebenarnya ….

Karena aku pernah merasakan semua hal

itu….

Karena aku juga ingin tersenyum dan

tertawa yang sebenarnya …


ARTI CINTA

April 22, 2008

Jangan tertarik kepada seseorang karena parasnya, sebab keelokan paras dapat menyesatkan. Jangan pula tertarik kepada kekayaannya karena kekayaan dapat musnah.

Tertariklah kepada seseorang yang dapat membuatmu tersenyum, karena hanya senyum yang dapat membuat hari-hari yang gelap menjadi cerah. Semoga kamu menemukan orang seperti itu.

Ada saat-saat dalam hidup ketika kamu sangat merindukan seseorang sehingga ingin hati menjemputnya dari alam mimpi dan memeluknya dalam alam nyata.
Semoga kamu memimpikan orang seperti itu. Hal yang menyedihkan dalam hidup adalah ketika kamu bertemu seseorang yang sangat berarti bagimu dan mendapati pada akhirnya bahwa tidak demikian adanya dan kamu harus melepaskannya. Ketika satu pintu kebahagiaan tertutup, pintu yang lain dibukakan. Tetapi acap kali kita terpaku terlalu lama pada pintu yang tertutup sehingga tidak melihat pintu lain yang dibukakan bagi kita. Masa depan yang cerah selalu tergantung pada masa lalu yang dilupakan. Kamu tidak dapat hidup terus dengan baik jika kamu tidak melupakan kegagalan dan sakit hati di masa lalu.

Bermimpilah tentang apa yang ingin kamu impikan, pergilah ke tempat-tempat kamu ingin pergi. Jadilah seperti yang kamu inginkan, karena kamu hanya memiliki satu kehidupan dan satu kesempatan untuk melakukan hal-hal yang ingin kamu lakukan. Semoga kamu mendapatkan kebahagiaan yang cukup untuk membuatmu baik hati, cobaan yang cukup untuk membuatmu kuat, kesedihan yang cukup untuk membuatmu manusiawi, pengharapan yang cukup untuk membuatmu bahagia dan uang yang cukup untuk membeli hadiah-hadiah.

Sahabat terbaik adalah dia yang dapat duduk berayun-ayun di beranda bersamamu, tanpa mengucapkan sepatah katapun, dan kemudian kamu meninggalkannya dengan perasaan telah bercakap-cakap lama dengannya.

Sungguh benar bahwa kita tidak tahu apa yang kita miliki sampai kita kehilangannya, tetapi sungguh benar pula bahwa kita tidak tahu apa yang belum pernah kita miliki sampai kita mendapatkannya.

Pandanglah segala sesuatu dari kacamata orang lain. Apabila hal itu menyakitkan hatimu, sangat mungkin hal itu menyakitkan hari orang lain pula. Kata-kata yang diucapkan sembarangan dapat menyulut perselisihan. Kata-kata yang kejam dapat menghancurkan suatu kehidupan. Kata-kata yang diucapkan pada tempatnya dapat meredakan ketegangan. Kata-kata yang penuh cinta dapat menyembuhkan dan memberkahi.

Awal dari cinta adalah membiarkan orang yang kita cintai menjadi dirinya sendiri, dan tidak merubahnya menjadi gambaran yang kita inginkan. Jika tidak, kita hanya mencintai pantulan diri sendiri yang kita temukan di dalam dia.
Orang-orang yang paling berbahagia tidak selalu memiliki hal-hal terbaik, mereka hanya berusaha menjadikan yang terbaik dari setiap hal yang hadir dalam hidupnya.

Hanya diperlukan waktu semenit untuk menaksir seseorang, sejam untuk menyukai seseorang dan sehari untuk mencintai seseorang, tetapi diperlukan waktu seumur hidup untuk melupakan seseorang.

Kebahagiaan tersedia bagi mereka yang menangis, mereka yang disakiti hatinya, mereka yang mencari dan mereka yang mencoba. Karena hanya mereka itulah yang menghargai pentingnya orang-orang yang pernah hadir dalam hidup mereka. Cinta adalah jika kamu kehilangan rasa, gairah, romantika dan masih tetap perduli padanya. Cinta datang kepada mereka yang masih berharap sekalipun pernah dikecewakan, kepada mereka yang masih percaya sekalipun pernah dikhianati, kepada mereka yang masih mencintai sekalipun pernah disakiti hatinya.
Sungguh menyakitkan mencintai seseorang yang tidak mencintaimu, tetapi lebih menyakitkan adalah mencintai seseorang dan tidak pernah memiliki keberanian untuk mengutarakan cintamu kepadanya.

Jangan pernah mengucapkan selamat tinggal jika kamu masih mau mencoba, jangan pernah menyerah jika kamu masih merasa sanggup, jangan pernah mengatakan kamu tidak Mencintainya lagi jika kamu masih tidak dapat melupakannya.

Memberikan seluruh cintamu kepada seseorang bukanlah jaminan dia akan membalas cintamu. Jangan mengharapkan balasan cinta, tunggulah sampai cinta berkembang di hatinya, tetapi jika tidak, berbahagialah karena cinta tumbuh di hatimu.

Ada hal-hal yang sangat ingin kamu dengar tetapi tidak akan pernah kamu dengar dari orang yang kamu harapkan untuk mengatakannya. Namun demikian, janganlah menulikan telinga untuk mendengar dari orang yang mengatakannya dengan sepenuh hati.

Pada waktu kamu lahir, banyak orang yang tertawa dan hanya kamu yang menangis, maka jalanilah hidup Anda dengan kebaikan dan kasih sayang supaya pada waktu kamu mati banyak orang menangis dan hanya kamu tertawa.


Definisi Martir

April 21, 2008

Menurut definisi sekarang ini, seorang martir adalah seseorang yang meninggal karena imannya. Sayangnya, karena definisi ini kita kehilangan arti yang sesungguhnya dan yang dalam mengenai dunia martir.
Santo Agustinus pernah berkata bahwa, “Penyebablah bukan penderitaan, yang menjadikan seseorang menjadi martir yang sejati.” Martir yang dalam bahasa Yunani berarti “Seseorang yang mengingat, dan memiliki pengetahuan tentang kebenaran tersebut.” Secara literal berarti seorang “Saksi.”
Konsep yang berkembang dalam perjanjian baru sebagai seseorang yang dapat memberikan kesaksian mengenai kehidupan dan kuasa Yesus Kristus. “(Yohanes) datang sebagai saksi (marturia) untuk memberikan kesaksian tentang terang itu, supaya oleh Dia semua orang menjadi percaya”- Yohanes 1:17 ; dan, “Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi (martus)-Ku di Yerusalem, dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi”- Kisah Para Rasul 1:8

Martir Perjanjian Baru bukan hanya seorang yang menyaksikan kebenaran dan kuasa Yesus Kristus untuk pribadinya, namuh juga seseorang yang diperintahkan untuk memberikan kesaksian itu kepada orang lain, berapapun harga yang harus dibayar. Dalam kisah Para Rasul pasal selanjutnya, kita dapat membaca tentang Stefanus yang dilempari batu. Peristiwa ini menjadikannya sebagai orang pertama yang membayar harga tertinggi karena memberikan kesaksian. Mulai saat inilah kata Martir memiliki arti yang lebih kuat karena seseorang tidak hanya menjadi saksi tetapi karena seseorang juga berkemauan memberikan hidupnya untuk menjadi martir karena alasan memberikan kesaksian.

Sepanjang perkembangan jemaat mula-mula, konsep martir terus berkembang menjadi “Seseorang yang memberikan kesaksian dibawah ancaman ,” dan “Seseorang yang meneladani Kristus.” Saat Pollycarp dibunuh oleh penguasa Roma pada abad kedua (dijatuhi hukuman dibakar hidup-hidup), ia diakui sebagai seseorang yang hidupnya telah menjadi teladan iman dalam Kristus Yesus. Dalam sebuah surat yang ditujukan kepada jemaat di Smirna, Pollycarp diberi gelar sebagai “Martir” sebab meninggal oleh karena imannya.

Kesimpulannya, definisi seorang martir Kristen adalah “Seseorang yang memilih menderita sampai mati dari pada menyangkal Kristus atau karya-Nya; yang mengorbankan sesuatu yang sangat penting untuk melebarkan Kerajaan Allah ; dan, yang bertahan dalam penderitaan yang hebat karena menjadi saksi Kristus.” Saat anda membaca beberapa negara tempat para martir hidup hari ini, berdoalah bagi kondisi rohani dan jasmani mereka supaya mereka dapat menjadi seorang “saksi” sampai pada akhir jaman.