GAMKI jangan terlena..!!!


JANGAN TERLENA…!!!!

Usaha pemerintah dalam mengalihkan isu penolakan kenaikan BBM benar-benar efektif dan patut diacungi jempol. Ditengah semaraknya gempita pesta olah raga sepak bola akbar Eropa (Euro 2008) masyarakat semakin terlena dan lupa dengan apa yang sebenarnya terjadi di negeri kita ini, persoalan yang sudah demikian kompleks dan menuju pada penghancuran jati diri bangsa dan nilai-nilai luhur Pancasila. Kenaikan BBM belum begitu dirasakan oleh masyarakat luas pada umumnya, namun siapa yang akan bisa menebak 2 atau 3 bulan mendatang ketika Indonesia mulai dilanda krisis pangan yang membuat seluruh rakyatnya menjerit kelaparan karena tidak sanggup membeli bahan-bahan pokok makanan yang melambung tinggi selangit akibat dampak kenaikan BBM. Bahkan para wakil rakyat pun tidak bergeming sedikit pun dalam menggunakan hak angket mereka untuk mendengar aspirasi rakyat dalam menolak kenaikan BBM. Lalu apa saja kerja mereka di RUMAH RAKYAT (gedung DPR-MPR) ?

Penyerangan para anggota Front Pembela Islam terhadap para Aktivis AKK-BB dilapangan silang monas pada tanggal 1 juni sudah cukup buat kita untuk menganalisa bahwa bangsa ini tengah menuju pada kehancuran, dan penghancura nilai-nilai luhur Pancasila yang sejak dulu di perjuangkan oleh para pendiri negara ini (Soekarno-Hatta). SKB 3 menteri yang dikeluarkan pun banyak menilai protes dari banyak kalangan, karena dianggap tidak akan pernah menyelesaikan konflik yang terjadi selama ini bahkan akan terus menimbulkan konflik-konflik baru dimasyarakat dan akan menimbulkan konflik sektarian dan peperangan antar umat beragama.
Suatu pengkianatan terhadap perjuangan para founding father bangsa ini dalam menjaga keutuhan & keneka ragaman bangsa ini. Mungkin saja bila Soekarno masih hidup sekarang ini akan menjadi beda persoalannya. Tapi yang terjadi dimasa lalu itu untuk masa lalu, dan yang terjadi sekarang ini untuk masa sekarang ini.

Siapakah Munarman & Rizieq..????
Munarman hanyalah seorang aktivis kemanusiaan yang hanya mencari sensasi dengan menjadi seorang panglima Laskar Islam, dengan tujuan untuk kepentingan pribadi supaya memiliki nilai tawar untuk meletakkan dirinya sejajar dengan para tokoh-tokoh nasional atau tokoh-tokoh agama.
Rizieq Shihab hanyalah seorang keturunan arab yang mencari sensasi untuk mendapat nilai tawar dalam usahanya menjadi seorang pejabat negara atau bila mungkin menjadi seorang presiden RI yang ke sekian dengan mencontoh perjuangan Mahmoud Ahmaddinejad presiden Iran yang berasal dari gerakan islam garis keras yang fenomenal dan penuh kontroversial.

JANGAN TERLENA…!!!!! Itulah yang menjadi Pekerjaan Rumah (PR) kita saat ini, khususnya para kader GAMKI yang diharapkan bisa menjadi terang dan garam dunia khususnya Indonesia. Tetap berjuang dan terus berjuang yang bisa kita lakukan untuk tetap mempertahankan keutuhan bangsa ini, bangsa yang selama ini dikenal diseluruh dunia sebagai negara yang makmur, subur, sopan dan penuh tatakrama ternnyata dalam hitungan sekejap mata berubah menjadi bangsa barbar yang gemar akan pertumphan darah. Darah anak bangsa putera-puteri terbaik negeri ini telah tertumpah hanya untuk memuaskan kepentingan kelompok dan segelintir orang saja.

Tetaplah berjuang & terus berjuang..!!! jangan pernah lelah dan jangan pernah letih untuk tetap terus menjaga & mempertahankan keutuhan bangsa. Tumpas segala gerakan separatis yang mengatasnamakan agama, karena agama tidak pernah mengajarkan kita untuk hidup bermusuhan tapi untuk hidup berdampingan dan menerima satu sama lain apa adanya. Dan apa yang terjadi sekarang ini semoga menjadi pelajaran buat kita dimasa-masa yang akan datang. Mulailah dengan diri kita sendiri yang mau belajar menerima perbedaan, kekurangan orang lain, dan menghargai hak-hak orang lain tanpa pernah melihat latar belakang orang itu berasal dari golongan minoritas maupun mayoritas.
Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) mengecam keras tindakan para elite politik yang tidak pernah memperhatikan kesengasaraan dan penderitaan rakyat Indonesia juga segala bentuk tindakan kekerasan untuk mengintimidasi umat atau golongan tertentu yang mengatasnamakan akidah suatu agama.

ORA ET LABORA..

GAMKI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: