Di gelap malam …


Malam ini kemarahan menyelimuti hatiku …
Betapa hancur dan harunya hidupku …
Ke tidakadilan Tuhan pada hidupku sangat
kurasakan ..
Ingin ku menuntut semua hal yang sudah
dijanjikan dalam kitab-Nya …

Bila menjelang tua dan akhirnya mati …
Masih juga tak kudapatkan semua janji-Nya ..
Maka sia – sialah semua kepercayaanku ..
Sebesar rumah dan semua semua mukjizat
yang pernah kualami ..
Apa itu hanya sebagai “uang muka” …

Harap kutidak lupa diri ..
Aku memang manusia …
Ciptaan-Nya yang penuh kesilapan ..
Atas rahmat-Nya aku bisa membedakan
cahaya dan kegelapan ….
Dari awal aku lahir sampai matinya nanti …

Mencari ketenangan …
Pemenuhan akan semua keinginanku ..
Semua hal yang tak kumiliki ..

Baik itu cinta ..
Kebahagian yang ingin ku rasakan …
Hidup sempurna …..
Semua kebutuhanku yang belum ku dapatkan….

Ingin kuucapkan sejuta maki …
mengenai penantian, pengharapan ….
Semuanya hanya omong kosong …
Kemarahan dan kepahitan dalam hatiku
menumpuk sedemikian tebal …
Ingin kutumpahkan ..
Tapi aku tak tahu harus kemana …

Disini aku masih saja sendiri ..
Ditemani segala sesuatu yang bukan
untukku …
Aku yang memandang di lubuk hati …

Apakah sebegitu tak perdulinya Tuhan
padaku ….
Semoga aku dapat menghindarkan segala
kesesatan …
Semoga segala uji tak membuat ku sombong …
Sepanjang perjalanan ini ….

Sujudku, apakah kurang memuaskan hati-Mu ….
Keluhku apakah bagimu hanya seperti
suara gelas pecah ….
Semuanya lebih berarti kalau sekali saja
Kau berikan keinginanku ….

Tapi apa daya aku ini hamba ..
Dan engkau Tuannya …..
Ingin kumenangis tapi aku rasa tidak
akan berguna ..
percuma aku menangis ..

Kau begitu jauh …
Dalam tangisku kuharap Engkau mengerti …
Bukalah hatiku dan pikiranku …
Agar aku bisa mengerti yang Kau
maksudkan mengenai apa yang kualami kini ….

Pastikan Kau akan pulihkan …
Kembali hidupku ….

Aku ingin mati Tuhan …..
Agar bisa kulepaskan semua beban ini …
Di ruang – ruang baru dalam hidupku …
Perih, pedih, keluh – kesah …
Dan jangan ditanya …
Karena Kau sudah mengerti Tuhan ….
tapi kenapa Kau tak kunjung datang
menolongku …
Kenapa Tuhan, apa yang Kau tunggu …
Aku sudah muak dengan kata – kata bijak
“Segala sesuatu indah pada waktu-Nya” …
“jalanmu bukan jalan-Ku, rancanganmu
bukan rancangan-Ku” …
Sekarang adalah waktu-Mu !!!!!!!!!!!!!!!!!!!

Ingin ku kenalkan Kau pada duniaku …
Betapa hebat-nya Tuhanku …
Tapi apa yang bisa kusaksikan ..
Ingin menolong orang lain tidak ada modal ..
Ingin mendoakan orang lain , doaku
sendiri belum dijawab …
Kalau hidupku selalu minor ….
Berkat apa yang telah kuterima ….
“Tersiksa” tapi tidak mati … bukankah
itu lebih mengerikan …
Seperti kata pepatah “kalau ingin
membunuh orang, cekiklah lehernya dengan
kapas”
yang artinya membunuh pelan – pelan
lebih menyenangkan ……

Karena semuanya cuma tutup mata saja …
karena semuanya tidak berbuat apa – apa …
Kuharap Engkau jangan melakukan hal itu
juga ….

Kaulah yang pertama ..
Yang akan kucari …
Karena aku menaruh semua kepercayaanku
padaMu …

Sembarang lagu sudah kunyanyikan …
Tapi tak kunjung puaskan hatiku …

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: