DR. Robert J. Bateman (Wafat pada 14 April 1912)


Robert Bateman, pendiri Central City Mission di Jack-sonville, Florida, adalah seorang hamba Tuhan yang tidak takut mengotori tangannya untuk melayani Tuhan. Secara pribadi, Bateman datang dari Inggris untuk meletakkan dasar bagi pelayanan di kota itu, tempat dimana para pelaut mabuk menghabiskan waktu di rumah-rumah tato, bar dan pelacuran. Sementara membagi Injil, ia membagikan ribuan makanan, memberi pakaian orang-orang yang kekurangan, menjenguk mereka yang di penjara dan memberi tempat berteduh bagi tuna wisma. Ia dijuluki orang yang memberikan sinar kemanusiaan lebih dari orang lain di Jack-sonville.

Sebuah surat bernada putus asa dari seorang gadis yang bekerja di sebuah rumah bereputasi buruk memaksa Bateman kembali ke Inggris untuk mempelajari methode pekerjaan sosial Kristen. Dalam perjalanan untuk menyelidiki tempat-tempat kejahatan di London, sang Dokter juga berkhotbah untuk kebangkitan dalam kebaktian-kebaktian di gereja-gereja Inggris.

Dalam perjalanan pulang ke Amerika, ia mengadakan satu-satunya kebaktian di atas kapal laut yang dihadiri oleh jemaat sebanyak 2207 orang, dan di akhiri dengan sebuah lagu Favorit, yakni “Nearer my God to Thee” (semakin dekat pada-Mu ya Allahku). Malam itu pukul 11.45 kapal yang bernama Titanic itu, menghantam bongkahan es. Kala itu Bateman mengantarkan saudari iparnya ke sekoci penolong ia berkata, “Jangan gugup Annie. Peristiwa ini akan menguji kita. Aku harus tetap tinggal dan membiarkan para wanita pergi. Seandainya kita tidak bertemu lagi di dunia ini, kita akan bertemu lagi di Sorga.” Lalu ia melemparkan sapu tangannya ke arah sekoci yang sedang diturunkan ke laut sambil berkata, “Kenakan sapu tangan itu di lehermu supaya tidak pilek.”

Dr. Bateman mengumpulkan sekitar lima puluh orang laki-laki di atas buritan kapal dan memberitahu mereka untuk bersiap-siap menghadapi kematian. Ia memimpin mereka dengan doa dan sementara band menaikkan lagu favoritnya, yaitu “Semakin dekat pada-Mu ya Allahku.” Kapal besar itu mulai tenggelam.

Film dan buku-buku tentang Titanic diakhiri dengan kematian. Sampai nafas penghabisan, Robert Bateman membawa orang-orang pada kehidupan. Kiranya kita pun melakukan hal yang serupa.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: